Menjadi Remaja yang Tumbuh di Dalam Kristus
Sering kali anak-anak remaja pada zaman ini sangat sulit untuk konsisten membaca alkitab. Hal ini disebabkan karena anak-anak remaja lebih fokus kepada gadgetnya, karena game, atau sosial media yang dia lihat. Alkitab sangat penting untuk kita baca sehari-hari, karena saat kita membaca surat-Nya, ada pembaharuan pikiran pada setiap harinya.
5 tips konsisten membaca alkitab:
Hanya Membaca Tidak Cukup
Hanya membaca alkitab saja ternyata tidak cukup,Tertulis dalam Roma 10:17: “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” Artinya, membaca firman Tuhan sebaiknya tidak hanya dibaca saja, namun juga harus direnungkan dan diselidiki. Kita harus ucapkan ayat-ayat tersebut, sehingga telinga kita mendengar dan firman itu pun tertanam di dalam hati. Dalam Kisah Para Rasul 17:11b tercatat, “… dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.” Di tengah kesibukan mereka sehari-hari, orang-orang Yahudi di kota Berea selalu menyisihkan waktu untuk menyelidiki firman Tuhan.
Jadi, orang Kristen seharusnya tak hanya (sekadar) suka membaca firman. Wawasan rohani yang baik dapat diperoleh melalui sikap baca yang aktif (active reading), yaitu dengan menyelidiki dan merenungkan firman Tuhan. Kita membaca Alkitab dengan bernalar kritis untuk memahaminya. Jika ada yang tidak dimengerti, kita bertanya atau mendiskusikannya dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Dengan pendengaran akan firman Tuhan serta sikap hati untuk menyelidiki dan merenungkannya akan membantu kita memahami kehendak Allah.
Manfaat Baca Firman

Membaca berarti membuka jendela dunia. Dengan membaca, kita dapat memandang lebih luas dan berpetualang lebih jauh. Kita belajar hal-hal baru, melihat kehidupan melalui kacamata orang lain, terpesona dengan uniknya beragam budaya di dunia, atau ikut merasakan perjuangan hidup para tokoh besar. Membaca buku pengetahuan atau non-fiksi mendatangkan banyak manfaat apa lagi dengan membaca firman Tuhan, Firman Allah atau alkitab adalah pedoman hidup bagi umat-Nya. Firman Allah memberi kita empat manfaat sekaligus, yaitu mengajarkan pengetahuan, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik kita dalam kebenaran (2 Timotius 3:16). Berikut cara mengatasi agar tidak malas membaca alkitab.
Mengubah Kebiasaan Malas Membaca Alkitab
1. Meluangkan Waktu Yang Terbaik

Pagi hari sering menjadi pilihan waktu yang ideal untuk saat teduh. Pikiran kita segar dan suasana masih lengang. Namun, waktu terbaik bagi setiap orang untuk membaca firman itu berbeda-beda, tidak selalu harus di pagi hari. Jadi kita harus mengatur waktu kita dengan baik.
2. Tuliskan Ayatnya

Catatlah ayat-ayat favorit yang menginspirasi Anda untuk menjadi seorang Kristen yang lebih baik. Bubuhkan dengan keterangan atau opini Anda. Kalau selama ini Anda mencatat materi saat teduh di ponsel, cobalah beralih ke tulisan tangan. Gunakan buku yang sampulnya menarik, pena warna-warni, spidol, stiker, atau apa pun untuk meningkatkan minat baca dan semangat Anda dalam memahami firman.
3. Ciptakan Suasana Nyaman
Carilah tempat suasana yang nyaman atau bagi yang tidak terbiasa membaca Alkitab dalam suasana sunyi, memutar lagu-lagu rohani mungkin bisa membantu meningkatkan fokus. Kalau lagu yang berlirik membuyarkan konsentrasi Anda, gantilah dengan musik instrumental. Singkirkan atau jauhi benda-benda dan hal-hal yang berpotensi mengalihkan perhatian. Misalnya, jangan membaca Alkitab sambil menonton televisi atau mendengarkan radio.
4. Kreatif Bersaat Teduh

Membaca Alkitab satu pasal per hari memang baik, tetapi Anda juga bisa mempelajari firman dengan cara berbeda. Bacalah kisah hidup yang inspiratif. Simak lirik lagu rohani. Atau, renungkan badai hidup yang baru Anda lewati. Lalu, galilah ayat-ayat firman yang relevan dengan apa yang Anda baca atau dengar atau alami; pasti pembacaan Alkitab Anda akan lebih menarik dan berkesan.
5. Buat Target Bacaan
Meskipun kita tidak menggemar membaca, kita harus belajar konsisten untuk membaca alkitab, minimal 1-2 pasal dalam sehari. Maka seiring berjalannya waktu, membaca dapat menjadi hobi bagi kita
Targetkan diri untuk menyelesaikan satu buku dalam sebulan. Satu buku saja pun sudah cukup. Ini berarti Anda bisa membaca minimal dua belas buku dalam setahun. Jumlahnya mungkin tak banyak, tetapi jauh lebih baik daripada tidak membaca sama sekali. Selain Alkitab dan bacaan rohani, Anda juga bisa mengonsumsi bacaan yang layak, seperti buku-buku pengembangan diri atau biografi tokoh yang inspiratif.
- Reff: https://gkdi.org/blog/malas/
- Author: Jesica. N. E.
4 comments