SmartPhone
Teknologi saat ini mulai berkembang terutama smartphone. Anak-anak zaman sekarang sudah tidak asing lagi dengan smartphone atau yang biasa disebut HandPhone (HP) yang hampir setiap tahun selalu diperbaharui dengan fitur-fitur yang lebih canggih. Di era modern sekarang siapa yang tidak tau dengan hp? Saat ini hp sudah menjadi kebutuhan yang penting mulai dari kalangan anak-anak, remaja, bahkan orang tua sekalipun.
Banyak sekali fungsi gadget yang dapat kita temukan baik yang positif maupun yang negatif. Namun hp sering kali disalah gunakan, terutama anak-anak dan remaja. Sering kali mereka menggunakan gadget bukan untuk belajar namun untuk bermain game online. Menurut peneliti.net “Indonesia menjadi urutan ke-tiga didunia dengan peresentase pengguna internet bermain video game sebesar 94,5% atau 263.420.981 orang. Di Indonesia remaja usia 15-18 tahun yang mengalami kecanduan game online sebesar 77,5% atau 887.003 remaja putra dan 22,5% atau 241.989 remaja putri (Gurusinga, 2021).”
Pengertian gadget
Menurut Gramedia.com “Gadget merupakan perangkat elektronik kecil yang memiliki berbagai fungsi khusus. Selain itu, gadget juga dapat diartikan sebagai suatu perangkat alat canggih yang di dalamnya terdapat berbagai aplikasi. Aplikasi ini sendiri kemudian dijadikan sebagai sumber informasi, jejaring sosial, hobi, kreativitas, dan masih banyak lagi.”
Menurut Wikipedia “Gawai atau acang (alat canggih) (bahasa Inggris: gadget) adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya.”
Setelah saya membaca 2 pengertian tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa gadget atau gawai adalah alat elektronik kecil yang dirancang lebih canggih untuk memudahakan manusia dalam melakukan hal sehari-hari.
Sebenarnya, Apa fungsi utama dari gadget?
Sebagai alat komunikasi, Mengapa? Karena dengan gadget kita dapat berkomunikasi dengan orang-orang tanpa terbatas jarak dan waktu.
Sebagai sarana bisnis, Mengapa dan bagaimana cara kerja nya? Karena dengan gadget sarana bisnis dianggap menjadi lebih mudah dan nyaman karena tidak terhalang oleh waktu dan terutama jarak. Untuk cara kerjanya sarana bisnis tersebut dapat menggunakan aplikasi meet atau zoom.
Sebagai sumber informasi, Mengapa? Karena dalam gadget banyak aplikasi yang memudahkan kita mencari informasi, kita hanya membuka aplikasi tersebut, mengklik dan menulis apa yang ingin kita cari. Hal itu sangat memudahkan masyarakat terutama kalangan remaja.
Tempat penyimpanan data, Mengapa? Karena menyimpan data dalam gadget dianggap lebih aman, praktis dan tidak akan hilang jika kita tidak menghapusnya.
Inilah 4 dampak positif dari penggunaan gadget:
- Dapat memudahkan anak untuk berkomunikasi
- Memudahkan anak dalam kegiatan belajar
- Memperluas jaringan pertemanan
- Mengembangkan kreatif dan keterampilan
Dampak negatif:
Anak dapat kecanduan game online, dilansi dari news.detik.com “Bandung Barat – Kasus adiksi atau kecanduan gawai kalangan anak-anak di Jawa Barat cukup memprihatinkan. Akhir Februari lalu, siswa SMP kelas 1 di Subang meninggal diduga penyebabnya karena kecanduan game. Tak hanya itu, jumlah pasien anak yang kecanduan gawai di RS Jiwa Cisarua Bandung Barat meningkat.”
Gangguan tidur, dilansir dari suara.com “”Tim peneliti juga menemukan anak-anak yang telah terpapar faktor gaya hidup, yaitu bermain gadget sebelum 18 bulan dan memiliki perangkat elektronik di kamar tidur mereka, melaporkan lebih banyak mengalami gangguan tidur serta kesulitan emosional dan perilaku daripada mereka yang hanya mengalami satu faktor gaya hidup ini,” kata Dr Mae Wong”
Berbicara tidak sopan (toxic), dilansir dari republika.com “Saat bermain gim daring, anak-anak yang terlihat fokus ke layar komputer tak jarang diikuti dengan teriak-reriakan. Sayangnya, mereka sambil mengucapkan berbagai kata-kata kasar akibat kalah dari lawan.”
Menurut Alkitab
Alkitab tidak penah membahas tentang gadget secara detail. Namun tanpa kita sadari Alkitab pernah membahas tentang cara kita berbicara (Efesus 4:29) dan pergaulan kita terhadap sesama (Amsal 13:20), ayat tersebut dapat mengajarkan kita tentang pergaulan kita saat di media sosial. Sering kali kita lupa bagaimana seharusnya sikap kita saat menggunakan media sosial. Saat menggunakan medsos kita sering lupa akan waktu terhadap sesama terutama terhadap Tuhan.
Kesimpulan
Dari sini kita dapat melihat bahwa gadget memiliki dampak positif dan dampak negatif. Gadget dapat mempermudahkan anak dalam kegiatan belajar namun disisi lain anak juga dapat mengambil kesempatan tersebut untuk bermain game. Dalam penggunaan gadget bagi anak sangat diperlukan peran orang tua dalam mengatur penggunaan gadget pada anak. Orang tua dapat menentukan kapan waktu belajar dan kapan waktu untuk bermain, orang tua juga dapat mengatur waktu dalam ponsel anak. Dalam menggunakan gadget, jangan sampai kita juga lupa terhadap pergaulan kita pada sesama terutama pada Tuhan.
Referensi
- Universitas Gadjah Mada, https://clsd.psikologi.ugm.ac.id/2023/11/23/dampak-gadget-terhadap-perkembangan-anak-memahami-efek-positif-dan-negatif
- Peneliti Net
- https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-gadget/?srsltid=AfmBOor8RSpeomucN9XLYppfi6RIIzsN3f1Q5UDYKBZ8Q00pheEcIV5W#google_vignette
- Jurnal Universitas Muhammadiyah Jakarta
- https://wm.wts.edu/read/slow-to-speak-biblical-wisdom-for-social-media
- Wikipedia, https://id.wikipedia.org/wiki/Gawai
- Suara.com https://www.suara.com/health/2019/11/14/073500/anak-hobi-bermain-gadget-rentan-alami-gangguan-tidur-dan-masalah-emosional
- Detik.com https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5501680/kasus-anak-kecanduan-gadget-di-jabar-belasan-rawat-jalan-ada-yang-meninggal

Post Comment