Loading Now

Teknologi Kecerdasan Buatan(AI)

image-16-1024x576 Teknologi Kecerdasan Buatan(AI)

Tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan kata AI yang merupakan singkatan dari Artificial Intelligence,  AI merupakan teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru kemampuan intelektual manusia, AI sudah mengubah berbagai industri,mulai dari industri kesehatan sampai manufaktur.

Di masa depan AI akan menjadi lebih canggih,mampu belajar dan beradaptasi secara lebih baik memungkinkan otomatisasi tugas-tugas yang jauh lebih kompleks

Sejarah Pembuatan AI

Pada tahun 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitts mengusulkan model neuron buatan yang meletakkan dasar untuk jaringan neural, yaitu teknologi inti dalam AI. Segera setelah itu, pada tahun 1950 Alan Turing menerbitkan “Computing Machinery and Intelligence,” memperkenalkan konsep Tes Turing untuk menilai kecerdasan mesin. Hal ini mendorong mahasiswa pascasarjana Marvin Minsky dan Dean Edmons, untuk membangun mesin jaring neural pertama yang dikenal sebagai SNARC, Frank Rosenblatt mengembangkan perceptron yang merupakan salah satu model paling awal dari jaringan neural, dan Joseph Weizenbaum menciptakan ELIZA, salah satu chatbot pertama untuk mensimulasikan psikoterapis Rogerian antara tahun 1951 dan 1969. Dari tahun 1969 hingga 1979, Marvin Minsky menunjukkan keterbatasan jaringan neural, yang mengakibatkan penurunan sementara dalam penelitian jaringan neural. “Musim dingin AI” pertama terjadi karena berkurangnya pendanaan dan keterbatasan perangkat keras dan komputasi. Pada tahun 1980-an, ada minat baru dan dana pemerintah untuk penelitian AI terutama dalam penerjemahan dan transkripsi. Selama waktu ini, sistem ahli, seperti MYCIN, menjadi populer karena sistem menyimulasikan proses pengambilan keputusan manusia dalam domain tertentu, seperti kedokteran. Dengan kebangkitan jaringan neural pada tahun 1980-an, David Rumelhart dan John Hopfield menerbitkan makalah tentang teknik deep learning yang menunjukkan bahwa komputer dapat belajar dari pengalaman

Dari tahun 1987-1997, karena faktor sosial ekonomi lainnya dan ledakan dot-com, musim dingin AI kedua muncul. Penelitian AI menjadi lebih terfragmentasi, dengan tim yang memecahkan masalah khusus domain di berbagai kasus penggunaan. Mulai tahun 1997 hingga sekitar tahun 2006, kita dapat melihat perkembangan AI yang cukup signifikan, termasuk perangkat lunak catur Deep Blue milik IBM yang mengalahkan juara catur dunia Garry Kasparov. Dari tahun 2007 hingga tahun 2018, kemajuan dalam komputasi cloud membuat daya komputasi dan infrastruktur lebih mudah diakses. Hal ini menyebabkan peningkatan adopsi, inovasi, dan kemajuan dalam machine learning. Kemajuan ini meliputi arsitektur jaringan neural konvolusi (CNN) yang disebut AlexNet, yang diekmbangkan oleh Alex Krizhevsky, Ilya Sutskever, dan Geoffrey Hinton, yang memenangkan kompetisi ImageNet, menunjukkan kekuatan deep learning dalam pengenalan gambar dan AlphaZero Google yang menguasai permainan catur,shogi, dan Go tanpa data manusia, dengan mengandalkan permainan sendiri. Pada tahun 2022, chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan pemrosesan bahasa alami (NLP) untuk melakukan percakapan mirip manusia dan menyelesaikan tugas, seperti ChatGPT dan OpenAI, menjadi terkenal karena kemampuannya berkomunikasi, yang memperbarui minat dan pengembangan dalam AI.

Dampak Positif Kecerdasan Buatan (AI)

1. Meningkatkan Produktivitas

AI dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas dengan cara mengotomatisasi tugas-tugas sulit dan berulang. Contoh aplikasi kecerdasan buatan seperti RPA (Robotic Process Automation) membantu dalam layanan pelanggan, pemrosesan data, dan penjadwalan tanpa campur tangan manusia. 

Contoh lainnya, aplikasi seperti UiPath memungkinkan otomatisasi proses bisnis yang mempercepat penyelesaian tugas dan mengurangi kesalahan manusia. Ini memungkinkan pekerja manusia untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih kompleks dan kreatif untuk meningkatkan output keseluruhan organisasi.

2 . Membantu Proses Pengambilan Keputusan

AI memiliki kemampuan untuk memproses dan menganalisis data dalam jumlah besar dengan cepat dan akurat. Ini memberikan wawasan yang lengkap untuk mendukung pengambilan keputusan. 

Contoh aplikasi kecerdasan buatan seperti IBM Watson dan Google Analytics membantu perusahaan dalam memahami tren pasar, preferensi pelanggan, dan potensi risiko. Dengan informasi yang disarikan AI, pimpinan dapat membuat keputusan yang lebih baik dan tepat waktu.

3. Mendorong Inovasi Teknologi

Pengembangan AI mendorong berbagai inovasi teknologi yang transformasional. Contoh aplikasi kecerdasan buatan seperti Tesla Autopilot yang mengurangi kecelakaan dan meningkatkan efisiensi transportasi, serta Face ID di perangkat Apple yang meningkatkan keamanan dan kemudahan akses.

Contoh lainnya ada asisten virtual seperti Amazon Alexa yang memahami perintah suara dan membantu pengguna dalam berbagai tugas sehari-hari. Inovasi ini tidak hanya membuat kehidupan lebih nyaman, tetapi juga membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan kualitas hidup.

Dampak Negatif AI (Kecerdasan Buatan)

1. Risiko Bias dan Ketidakakuratan

Untuk menghasilkan sebuah tindakan, sebuah AI sangat bergantung pada data yang digunakan dalam pelatihan.Jadi jika data tersebut tidak representatif atau tidak sesuai dengan realitas aslinya, hasil dari sistem AI dapat menjadi bias dan tidak akurat.

2. Ancaman keamanan siber

AI dapat menimbulkan ancaman dalam keamanan siber. AI dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menciptakan serangan siber yang lebih canggih.

3. Keterampilan manusia jadi menurun

AI memiliki berbagai kemampuan yang dapat membuat pengguna mengalami ketergantungan. Ketergantungan yang berlebihan pada AI dapat membuat keterampilan atau pengetahuan pengguna jadi menurun.

Contoh – Contoh Teknologi AI

1. Asisten Virtual

Asisten Virtual menjadi contoh teknologi AI yang paling banyak di gunakan dalam kehidupan manusia. Pada implementasinya. Teknologi ini mampu membantu meringankan pekerjaan, seperti pencarian informasi, pengturan jadwal pertemuan dan pembacaan email otomatis, dengan contoh google assistant.

2. Search Engine

Setiap kita kebingungan akan sesuatu, kita pasti mencarinya melalui search engine atau mesin pencarian seperti Google, Bing dan sejenisnya. Yang menarik adalah, search engine memiliki kemampuan predictive keyword search dan bisa menampilkan konten website yang relevan dan sesuai dengan keinginan pengguna.

3. Chatbot

Chatbot merupakan teknologi AI cerdas yang biasa digunakan untuk peningkatan hubungan perusahaan dengan pelanggan. Selain dapat memberikan solusi ke pengguna lebih cepat selama 24 jam, fitur tersebut juga memungkinkan perusahaan atau bisnis membagikan katalog atau pesan blast yang berisi promosi produk.

Sekian informasi tentang AI yang dapat saya berikan terima kasih.

ref: https://www.gramedia.com/best-seller/dampak-positif-negatif-ai

https://primakara.ac.id/blog/info-teknologi/contoh-teknologi-AI

https://student-activity.binus.ac.id/himti/2018/06/26/dampak-penggunaan-artificial-intelligence/

https://aws.amazon.com/id/what-is/artificial-intelligence

https://www.kompas.com/tren/read/2023/01/31/120100965/apa-itu-artificial-intelligence-pengertian-manfaat-dan-penerapannya?page=all

Bagikan

Post Comment