Mengapa Kaum Yahudi Ahli Dalam Keuangan?
Pendahuluan
Pernyataan mengenai orang Yahudi yang sejak lahir cakap dalam mengelola hal keuangan merupakan strereotip Yahudi tertua, yang terus memengaruhi persepsi orang Yahudi saat ini. Di negara Tiongkok banyak buku-buku yang menggambarkan kesuksesan finansial orang Yahudi telah menjadi salah satu buku paling laku di pasar.
Meskipun telah mendapat kritik atau cela dari kaum antisemit karena keterlibatan kaum Yahudi yang masif dalam hal perbankan internasional. Memang sejak lama kaum Yahudi telah terkenal mewakili beberapa bidang keuangan dan juga bisnis.
Kesimpulannya keprofesionalan kaum Yahudi ketika mengelola uang maupun bisnis di beberapa sektor perbankan internasional bukan sekedar kekeliruan semata atau stereotipe Yahudi tua yang terbentuk melainkan sebuah julukan yang telah terkenal oleh banyak orang. Karena partisipasinya yang masif meskipun telah mendapat kecaman oleh kaum yang memusuhi mereka seperti kaum Antisemit.
Sejarah
Menurut Agama Abrahamik

Keberedaan kaum Yahudi menurut agama Abrahamik bermula dari perkawinan antara Abraham dan Sarah (istri Abraham) yang melahirkan seorang anak bernama Ishak dan Ismael. Ishak memiliki anak bernama Yakub, yang nantinya terkenal dengan peristiwa bergelutnya dengan seorang malaikat. Seusai itu Yakub terkemuka dengan nama Israel, Yakub sendiri memiliki 12 anak laki-laki yakni Bani Israel dan 1 perempuan.
Dari 12 anak ini salah satunya Yehuda adalah rujukan dari kaum Yahudi tersebut. Kaum Yahudi yang berawal dari satu kelompok mulai melakukan diaspora karena faktor kebutuhan sumber makanan dan lingkungan yang berubah salah satu tempat yang dituju adalah Kanaan.
Menurut Penelitian Sejarawan

Penyebutan paling awal akan kaum ini ada di Prasasti Menertaph sekitar 1213–1203 SM, literatur keagamaan kembali membahas mengenai keberadaan mereka di  1500 SM yang berdasarkan pemahaman agama Abrahamik.
Pada abad 1 dan ke 2 M perlawanan mereka pada kekaisaran Romawi tidak berhasil yang menjadi salah satu penyebab menurunnya populasi kaum ini di kawasan syria,palestina dan mengharuskan untuk berdiaspora ke wilayah ke Yude, Galile, Babilonia.
Penaklukan oleh kaum Muslim yang dipimpin oleh kendali Bizantium atas mediterenia timur di abad ke 7 dan semanjung Iberia pada abad ke 8, hal ini membuat budaya Yahudi mennikmati masa keemasannya di Spanyol.Namun pada abad 19 hingga 21 M, kaum yahudi mendapat beberapa penindasan dari kaum anti-semitisme melalui beberapa peristiwa seperti holocaust di perang dunia ke 2 yang meraup jiwa orang Yahudi dalam skala yang besar. Sekarang keberadaan mereka sudah dalam kondisi stabil yang memerintah beberapa sektor seperti dalam parlamenter Amerika Serikat yang terisi akan 7 juta orang Yahudi.
Mengapa Muncul Stereotipe Ini

Seperti yang sudah tertulis sebelumnya keterlibatan orang Yahudi sangat besar dalam hal perbankan internasional, parlamenter, atau pengurusan keungan umum. Beberapa contoh nyata partisipasi kelompok ini adalah.
- Bill Gates => Pendiri Microsoft
- Mark Zuckerberg => Pendiri Facebook
- George Soros => Investor dan filantropis yang dikenal akan pasar keuangan global
- keluarga Rothschild => Salah satu pendiri bank modern dan pasar uang dengan kekayaan global
- Sam Altman => Pendiri dan co founder ChatGpt
Dari beberapa orang di atas diketahui dengan kekayaan bersih nya yang masif maka dapat disimpulkan bahwa julukan ini bukan sekedar kata belaka namun telah dibuktikan dengan implikasi nya.
Apa Rahasianya?

Menurut Richard Lynn dan Satoshi Kanazawa dalam How to explain high Jewish achievement (2008) terdapat paling sedikit dua teori pertama adalah kecerdasan mereka yang diatas rata yang di dukung dengan berbagai tes.
Kedua adalah nilai budaya yang tegar. Maksudnya ialah keterlibatan mereka dalam perbankan internasional atau perbisnisan disebabkan oleh nilai budaya, mereka menekankan sikap karakter untuk mengejar kesuksesan. Bagi mereka keberhasilan generasi selanjutnya adalah hal yang penting, mereka mewajibkan anak-anak untuk berprestasi. Mereka juga selalu memberikan yang terbaik dari gizi suatu makanan sampai juga ke motivasi.
Ide-ide cemerlang mereka juga lahir dari proses yang bernama Chavrusa (havruta) yaitu sebuah metode diskusi sepasang individual untuk menganalisis dan berdiskusi. Ini merupakan ciri khas pendidikan Yahudi yang menyatukan dua pikiran karena dua pikiran unggul dari satu.
Kesimpulan
Dari gagasan yang telah dituliskan maka dapat disimpulkan bahwa stereotipe kaum Yahudi bukan sekedar lelucon namun diciptakan karena ada keterlibatannya yang masif di dunia terutama dalam perbankan internasional atau kepemerintahan seperti The Rothschild Family dan lainnya.
Keberhasilan ini bukan proses instan namun sudah berlangsung sejak lama. Faktor utama nya adalah kecerdasan di atas rata-rata dan nilai budaya akan kesuksesan yang kuat yang di terapkan antar generasi.
Sumber
https://www.myjewishlearning.com/article/usury-and-moneylending-in-judaism
https://en.wikipedia.org/wiki/Jewish_history
https://id.wikipedia.org/wiki/Yakub
https://id.wikipedia.org/wiki/Orang_Yahudi
https://en.wikipedia.org/wiki/Jewish_history
https://en.wikipedia.org/wiki/Sam_Altman
https://nasional.kompas.com/read/2012/07/11/18572816/melirik.kunci.sukses.yahudi


Post Comment