Menyerahkan Kekhawatiran dan Bersandar pada Tuhan
Dalam hidup sehari-hari, rasa kekhawatiran sering kali datang tanpa di undang. Kita seringkali khawatir tentang masa depan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, bahkan hal-hal kecil yang belum tentu terjadi. Tanpa di sadari, kekhawatiran itu bisa memenuhi pikiran dan membuat hati kita menjadi gelisah.

Sebagai orang percaya, Tuhan tidak pernah menginginkan kita hidup dalam ketakutan dan kecemasan. Di dalam Alkitab, kita di ajarkan untuk menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan. Ini bukan berarti kita tidak peduli terhadap masalah, tetapi kita memilih untuk tidak lagi memikulnya sendirian. Dalam 1 Petrus 5:7 “Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada Allah, sebab Ia mempedulikanmu.” Ayat ini menunjukkan kalau Allah peduli secara pribadi. Matius 6:27 “Siapakah dari kalian yang dengan kekhawatirannya dapat memperpanjang umurnya biarpun sedikit?” Ayat ini menegaskan bahwa kekhawatiran tidaklah berguna dan menunjukkan bahwa kita meragukan penyertaan Tuhan.
Mengapa Menyerahkan Kekhawatiran Dan Bersandar Pada Tuhan?
1. Tuhan Adalah Sumber Ketenangan Dan Kedamaian
Berserah diri kepada Tuhan dapat memberikan ketenangan hati dan melepaskan beban kecemasan yang berlebihan. Dengan demikian, kita menjadi tidak terlalu cemas saat menghadapi berbagai masalah hidup, karena ada keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai dan menolong setiap langkah kehidupan kita.
2. Manusia Terbatas, Tuhan Tak Terbatas
Manusia memiliki keterbatasan dalam pengertian, kemampuan, dan kontrol atas masa depan. Bersandar pada pengertian sendiri sering kali membawa kekecewaan, karena manusia memiliki keterbatasan dalam memahami setiap rencana kehidupan. Namun sebaliknya, saat kita bersandar pada Tuhan, kita dapat merasakan kedamaian, sebab kita percaya pada kedaulatan-Nya yang bekerja dalam segala hal. Oleh karena itu, menyerahkan hidup kepada Tuhan bukan berarti menyerah, melainkan belajar percaya bahwa kehendak-Nya selalu lebih baik daripada apa yang kita pahami sendiri.
3. Tuhan Peduli Dan Memelihara
Dalam 1 Petrus 5:7 secara jelas memerintahkan “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” Dan menyerahkan beban kita berarti mengakui bahwa Tuhan lebih besar daripada masalah yang kita hadapi, dan Dia mampu meluruskan jalan kita
Kesimpulan
Kekhawatiran adalah bagian dari kehidupan manusia yang seringkali muncul karena ketidakpastian hidup. Namun, jika dibiarkan terus-menerus, kekhawatiran dapat membuat hati gelisah dan melemahkan iman. Oleh sebab itu, kita perlu belajar menyerahkan setiap beban dan kekhawatiran kepada Tuhan serta bersandar pada kasih dan kedaulatan-Nya. Karena dengan percaya kepada Tuhan, hati akan memperolah ketenangan, kekuatan, dan pengharapan dalam menghadapi setiaop persoalan hidup.
Sumber:


Post Comment